KJtrending.com, Bali - Instruksi Gubernur Bali No.1545 Tahun 2019 tentang Sosialisasi Program Keluarga Berencana (KB) Krama Bali mendapatkan respon positif banyak kalangan di Pulau Dewata.
Sebab kebijakan ini dinilai sangat tepat untuk mengajegkan Bali khususnya menyelamatkan generasi Bali agar nama Nyoman/Komang dan Ketut tidak punah.
“Suksma (terima kasih, red) Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Cok Ace, terkait Instruksi Gubernur Bali Nomor 1.545 Tahun 2019 tentang Sosialisasi Program Keluarga Berencana Krama Bali. Ini patut kita banggakan dan sukseskan bersama,” kata praktisi IT dan pemerhati kebijakan publik I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, di Denpasar, Kamis (4/7/2019).
Pria asli dari Mendoyo Dangin Tukad, Jembrana yang kini tinggal di Renon, Denpasar ini menilai kebijakan KB Krama Bali dari Gubernur Koster ini merupakan sebuah penghargaan terhadap kearifan lokal Bali yang telah diberikan secara turun-temurun.
Hal ini juga salah satu implementasi dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang bersinergi dengan program pembangunan lainnya.
